Objek Wisata Kota Jayapura

Objek Wisata : Bukit Jokowi

Bukit Jokowi adalah Tempat wisata baru yang dibuat untuk mengenang kunjungan presiden Jokowi. Tempatnya di Skyland, entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua. Dari ketinggian, wisatawan disuguhkan landscape Teluk Youtefa, Perbukitan skyland dan hamparan panorama alam Hutan Mendug, serta kampong Enggross dan Tobati. Tempat wisata ini tidak jauh dari kota jayapura, jarak yang ditempuh dapat menggunakan kendaraan beroda empat dan kendaraan beroda dua.dengan jarak tempuh kurang dari 30 menit dari kota Jayapura. Awalnya ditumbuhi rumput liar dan ilalang dibukit yang gersang namun oleh pemerintah setempat membuat tempat tersebut untuk dijadikan destinasi wisata dengan nama Bukit Jokowi pada tahun 2016. Untuk harga tiket masuk ke destinasi ini tidak di pungut administrasi hanya saja untuk biaya parkir kendaraan roda empat seharga Rp. 5.000,- dan kendaraan roda dua seharga Rp. 2.000,-. Untuk jam bukanya dimulai dari jam 09.00 WIT dan tutup jam 18.00 WIT. Dan jika ada informasi yang ingin ditanyakan dapat lebih jelasnya menghubungi Call Center di 0823- 9365-0063.

Objek Wisata : Tugu MacArthur ( Ifar Gunung )

Destinasi wisata yang satu ini sangat menarik dimana terdapat kisah mengenai perang dunia ke II, yakni kisah Jendral Douglas MacArthur dan para sekutu MacArthur membuat markas di Ifar Gunung setelah melakukan pendaratan di Teluk Humboldt atau yang lebih dikenal dengan teluk hamadi. Ifar Gunung terkenal bukan karena kisah sejarah yang tertoreh di dalamnya disisi lain panorama dari Ifar Gunung ini begitu memanjakan mata dengan danau sentani yang terbentang beserta pulau pulau kecil yang terdapat didalamnya serta pula anda dapat melihat bandara sentani yang masih beroperasi. Untuk pemungutan biaya tiket masuknya gratis dikarenakan destinasi wisata ini berada di kompleks militer sehingga hanya dengan menunjukan identitas anda kepada petugas pos. dibuka full 24 jam, dari kota jayapura untuk sampai di destinasi wisata ini dibutuhkan waktu kurang lebih 45 menit.

Objek Wisata : Jembatan Merah Youtefa

Jembatan ini merupakan salah satu Ikon kota jayapura yang baru saja selesai dibangun dan resmi dibuka pada tanggal 28 oktober 2019 oleh presiden Indonesia yakni Bapak Ir. Joko Widodo. Jembatan ini menjadi salah satu hits kota Jayapura belakangan ini, Jembatan Merah Youtefa ini dibangun diatas teluk youtefa menghubungkan Kota Jayapura dan Kampung Enggros, Tobati yang berada di pulau disekitar teluk youtefa. Jembatan ini merupakan jembatan terpanjang yang berada di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan total panjang 11,6 Km. jembatan ini pun mempermudah jarak tempuh dari kota Jayapura menuju Pos Lintas Batas Negara Skouw atau Perbatasan RI-PNG dengan waktu yang ditempuh 45 menit.

Objek Wisata : Pantai Base G

Jayapura tidak terlepas dari pantai karena kota Jayapura merupakan dataran yang berbatasan langsung dengan lautan samudra pasifik sehingga banyak pantai yang dapat dijadikan destinasi wisata. Salah satunya adalah pantai Base G yang berjarak 10 km dari pusat Kota Jayapura dengan jarak tempuh 15 menit berkendara. Pantai ini cukup terkenal namun harga untuk menyewa tempat duduk atau pondok untuk bersantai cukup mahal, dengan biaya sewa sekita Rp. 100.000,- sampai Rp. 300.000,- per pondoknya karena disewakan oleh warga sekita yang mendiami tempat ini. Namun untuk retribusi tiket masuknya terjangkau murah yakni Rp. 5.000,- sampai Rp. 50.000,- teregantung tipe kendaraannya. Pantai ini terletak persis dengan samudra pasifik dan memiliki pantai pasir yang cukup panjang.

Objek Wisata : Puncak Bukit Polimak ( Puncak Jayapura City )

Destinasi wisata ini berada dataran tertinggi di dekat pusat kota jayapura. puncak bukit Polimak atau yang sering dikenal dengan jayapura city dikarenakan di puncak ini terpasang huruf yang bertuliskan “Jayapura City” mirip seperti tulisan “ Hollywood” yang ada di Los Angeles sehingga lebih dikenal dengan Puncak Jayapura City. Obyek wisata ini pun memiliki banyak menara-menara pemancar stasiun TV serta ada juga milik Provider Seluler. Awalnya fungsi dari puncak ini untuk didirikannya menara-menara tersebut.Namun seiring berjalannya waktu tempat ini sering dikunjungi karena pemandangan yang disajikan sangat menarik. Dari sini kita dapat melihat Pusat Kota jayapura dengan segala aktifitas yang terjadi, bentangan samudra pasifik di ujung timur kota ini dan juga dermaga atau pelabuhan yang berada tepat dibawa dataran ini. destinasi ini berada di polimak I, kota jayapura.

Objek Wisata : Festival Teluk Humboldt

Festival Teluk Humboldt ( FTH ) adalah salah satu destinasi wisata yang di agendakan oleh pemerintah kota Jayapura di setiap tahunnya dimulai dari tahun 2008. Festifal Teluk Humboldt adalah salah satu destinasi unggulan, dan biasanya festifal ini dilakukan satu tahun sekali pada pertengahan tahun yakni bulan agustus dibibir pantai Hamadi. Festival ini diikuti oleh beberapa kampung ( suku ) yang mendiami kota Jayapura untuk menampilkan seni budaya, kerajinan tangan dan juga produk kreatif dari masing-masing kampung.

Objek Wisata : Desa Skouw ( Pos Batas RI-Papua New Guinea )

Jayapura merupakan ujung timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea ( PNG ), perbatasan antara Indonesia dan papua ini merupakan suatu destinasi wisata yang banyak di kunjung oleh wisatawan lokal maupun non lokal. Destinasi ini terletak di ujung desa skouw yang berbatasan langsung dengan PNG, untuk mencapai destinasi wisata ini dibutuhkan 1, 5 jam perjalanan dari pusat kota jayapura, perjalanan yang ditempuh sekitar 65 km namun dengan adanya Jembatan Merah Youtefa dapat ditempuh jarak dengan waktu 45 menit. tepat diperbatasan kedua Negara ad pasar-pasar skouw, dimana pasar ini dikunjungi oleh penduduk PNG untuk berbelanja setiap hari selasa dan kamis. Tak jauh dari pasar skouw terdapat bangunan utama untuk proses imigrasi. Dan bagi para pengunjung pun dapat masuk ke Negara PNG namun hanya sebatas untuk membeli kerajinan tangan dari Negara Tetangga, dan kita pun dapat membeelinya dengan mata uang rupiah walaupun berbeda mata uang Negara tetangga. Dari belakang pasar yang ada di Negara Papua New Guinea terdapat tempat untuk bersantai dengan disuguhan pemandangan pantai dari Negara tetangga Papua New Guinea ( PNG).

Objek Wisata : Danau Imfote (Danau Love)

Danau Imfote atau yang lebih dikenal dengan Danau Love bagi orang -orang diluar kampung Imfote. Bagi orang-orang disekitar danau love menyebutnya Danau Imfote, danau ini di kelilingi oleh bukit disekitar danau sehingga untuk mengambil spot foto terbaik tidak perlu untuk mencari tempat untuk berfoto. Untuk perjalanan menuju Danau Love ini dari kota Jayapura dengan menggunakan motor dan mobil kearah kecamatan Genyem di kabupaten Jayapura, perjalanan memakan waktu kurang lebih 4 jam. Perjalanan akan terbayar dengan keindahan Danau Love yang ditawarkan dengan di kelilingi oleh perbukitan hijau dan savana yang tumbuh liar menambah keindahannya dan berlatarkan Gunung Cyclop yang menambah indahnya Danau Love. Untuk Tarif belum dikelola PemDa hanya saja beberapa masyarakat disana yang mematok tarif masuk ke danau sebesar Rp. 20.000,- dikarekanakan danaunya masih masuk dalam tanah adat wilayah mereka.

Objek Wisata : Pantai Pasir dua

Pantai ini memiliki pemandangan laut yang langsung terhubung dengan samudra Pasifik. Pantai ini memiliki dua warna pasir, jadi dibalik pasir putihnya terdapat lapisan pasir hitam dibawanya sehingga dinamakan pantai Pasir dua. Tempat ini agak terpencil dan masih alami dan untuk jalur tempuhnya pun tidak sebagus destinasi wisata lainnya. Jika pengunjung ingin mengunjungi pantai ini maka harus menuruni anak tangga dengan jumlah yang cukup banyak. Namun pengunjung tidak akan dikecewakan dengan pemandangan yang indah dan air laut yang berwarna biru sehingga terubung karang pundapat dilihat dari permukaan air. Pantai ini pun berdekatan dengan pantai Base G dan berlokasikan di Jl. Tj. Ria, Jayapura Utara, Papua. Untuk dari pusat kota jayapura tidak terlalu jauh jarak tempuhnya yakni 10 Km. untuk biaya tiketnya Rp. 10.000,- sampai Rp 25.000,- . faslitas yang terdapat yakni toilet dan area parkir untuk jajanan harus dibawa sendiri oleh pengunjung.

Objek Wisata : Pantai Hamadi

Pantai Hamadi merupakan salah satu tempat bersejarah yakni basis komando dari sekutu, Jendral Douglas McArthur. Sehingga pantai ini masih menyisahkan kepingan benda-benda bersejarah yang telah ditelan air laut dilepas pantai hamadi. Pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal, dikarekakan berdekatan dengan rumah penduduk dan juga berdekatan dengan Pasar Hamadi yang merupakan tempat oleh-oleh khas papua serta pula beberapa meter dari pantai ini terdapat jembatan merah youtefa yang baru saja dibuka dan juga di pantai inilah diadakan kegiatan Festifal Teluk Humboldt. Untuk biaya tiket masuk Rp. 10.000,- sedangkan untuk penyewaan Pondok untuk bersantai dikenakan Rp. 100.000,- sampai Rp. 250.000,- dikarenakan pondok tersebut dikelolah oleh warga sekitar. Pantai ini berlokasi di Tobati, jayapura selatan, kota jayapura, papua. Untuk waktu bukanya 24 jam.

Objek Wisata : Wisata Kalibiru Genyem

Destinasi wisata ini dinamakan kalibiru, jika menggunakan KBBI kalibiru sama artinya dengan sungai Biru. Dijuluki demikian, dikarenaka warna air sungai tersebut benar-benar biru dan seperti kita berada di laut yang dalam. Letak kalibiru ini di Brap, distrik Genyem Jayapura, Provinsi Papua. Untuk jarak tempuh dari kota Jayapura sekitar 3 jam, dan untuk tariff biaya masuknya dikenakan Rp. 10.000,- untuk kendaraan beroda 2 dan Rp. 50.000,- untuk kendaraan beroda empat. Obyek wisata kalibiru Genyem ini merupakan kawasan hutan lindung yang juga menjadi lokasi perkembangbiakan burung-burung langka lainnya yang berada di tempat ini.

Objek Wisata : Pantai Harlem

Pantai Harlem adalah salah satu pantai yang dianggap terindah di jayapura dan tersambung dengan samudra pasifik. Pantai ini memiliki garis pantai sepanjang 700 meter, salah satu pantai dengan transportasi yang menggunakan speedboat yang terletak di desa Tablanusu, Distrik Depapre, Jayapura, Provinsi Papua untuk mencapai tempat wisata yang berjarak 48 km lalu dari dermaga depapre dengan speedboat kurang lebih 20 menit hingga tiba di pantai harlem dan sepanjang perjalanan di laut kita masih di manjakan dengan pulau-pulau dan pantai-pantai yang berada disekitarnya. Untuk harga penyewaan speedboat seharga Rp.300.000,- sampai dengan Rp. 400.000,- untuk membawa penumpang sekitar 10 penumpang. Dipantai Harlem ini sudah dilengkapi dengan 4 kamar mandi dengan tarif Rp.5.000,- dan penyewaan pondok untuk dijadikan tempat berkemah permalamnya dikenakan tariff Rp.150.000,- per malamnya serta pula di destinasi wisata ini tidak ada warung penjualan makanan karena destinasi wisatanya yang cukup jauh dari kota sehingga dianjurkan membawa makanan yang secukupnya. Penghuni local dari pulau ini kurang dari 50 penghuni sehingga wisatawan dapat bersantai. Dan juga di pantai ini terdapat kolam air tawar berukuran sekitar 7 meter yang merupakan kolam air yang terbentuk secara alami.